Suara teriakan dari luar kamar kembali terdengar. Padahal sudah beberapa jam lalu mereka diam. Entah pergi atau hanya lelah berteriak. Kali ini ditambah suara pecahan benda yang aku tak mau menebak apa. Aku tersenyum miris saat melihat foto keluarga yang terpajang di dinding kamarku. Entah kapan kami bisa seperti itu lagi. Bergegas aku ambil silet di bawah bantalku dan mulai bermain dengan pergelangan tanganku. Ya begini lebih baik daripada mendengar teriakan mereka.